Meneladani Rasulullah dalam Bershalawat

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Alhamdulillah, Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah

  • Meneladani Rasulullah dalam Bershalawat 
Maksudnya :
- Mencontoh shalawat yang diajarkan beliau, dan iniliah yang paling utama
- Bila menggunakan susunan Shalawat dari selain Nabi -Shalallahu 'alaihi wa salam-, diisyaratkan tidak mengandung usur kesyirikan mapun Ghuluw (sanjungan yang berlebihan) kepada beliau.
- Bershalawat untuk beliau pada moment-moment yang beliau syariatkan.*
- Memperbanyak membaca shalawat semampunya, dalam rangka mengamalkan Firman Allah Subhanahu wa ta'ala QS al-Ahzab dan Sabda Nabi -Shalallhu 'alaihi wa salam



*Dalam Kitabnya Jala'ul Afham (hlm. 380-520), Ibnu Qoyyim -rahimahullah- menyebutkan ada empat puluh satu moment disyariatkan membaca shalawat kepada Rasul -Shalallahu 'alaihi wa salam-.

Dinukil dari Majalah As-Sunnah Edisi 06/THN.XIV Halaman 25
Publikasi : Rynoedin's Blog 

Baca Juga :
Tag : Bid'ah, Remaja
comments
0 Komentar untuk "Meneladani Rasulullah dalam Bershalawat"

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, silahkan berikan komentar. Dilarang menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan