Bangun Solidaritas untuk Mendukung Kebebasan Abu Fahd Negara Tauhid

Bekasi (Rynoedin;s Blog) - Berita diamankannya Abu Fahd Negara Tauhid menjadi kabar yang menghebohkan dunia maya, karena beliau memang dikenal sosok aktif kreatif yang berani untuk mengungkap kebatilan beberapa ritual keagamaan Islam dan kelompok-kelompok Islam yang menyimpang dalam peribadatan. Saya lebih mengenal beliau di Jejaring sosial Facebook, walaupun kita juga tau beliau mengelola blog yaitu Gizan Herbal (http://gizanherbal.wordpress.com/).

Awal dari kabar tersebut diberitahukan oleh Ummu Fahd melalui akun Facebook Abu Fahd Negara Tauhid berikut status yang ditulis oleh Ummu Fahd :

"bismillaahirrohmaan nirrohiim
assalaamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh

salam ukhuwah wahai saudara saudariku,

sebelumnya saya ummu fahd atas nama abu fahd negara tauhid memohon maaf jika sekiranya saat ini ada pihak yang merasa tercemar dengan status yang telah diupload oleh suami saya.

saat ini suami saya tengah diamankan dipolres depok sejak tadi malam,terkait dengan kasus video habib curh

at di kuburan beberapa waktu lalu.kami sangat menyayangkan jika sampai menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan apalagi sampai pada tingkat anarkis.jika sekiranya masih ada kesempatan bagi kami untuk menempuh jalan damai maka insya Allah akan kani usahakan demi menghindari hal-hal yang mungkin dapat mengundang lebih luas lagi konflik antar kelompok.

saudara-saudariku,tiada maksud lain dari kami selain menyampaikan yang hak,namun karna kebodohan kami yang masih minim dalam berdakwah sehingga kami tidak menyangka akan berakibat luas.maka dari itu saya dengan bersungguh-sungguh memohon maaf terutama kepada habib alwi assegaf untuk memaafkan kekhilafan-kekhilafan suami saya dalam menyampaikan kebenaran,karna sesungguhnya kebenaran adalah milik Allah dan kesalahan datangnya dari kami yang bodoh.


Dan untuk saudara-saudariku yang sedang membaca ataw sudah membaca status ini kiranya dapat membantu saya untuk terselesaikannya kasus ini.mohon dukungan dan do'a dari rekan-rekan semua baik moril dan materiil.jika suatu saat nanti kami membutuhkan bantuan yang sangat diharapkan.untuk saat ini kami masih mengusahakan jalan damai dengan pihak yang terkait.

sekali lagi untuk rekan-rekan semua mohon do'a dan dukungannya,apapun itu akan sangat berharga bagi kami,
Jazakillaahu khoyr" (https://www.facebook.com/negara.tauhid)
 Saya belum mendapatkan kronologi yang lengkap tentang kejadian diamankannya Abu Fahd Negara Tauhid, namun saya membaca dari beberapa status fb, bahwa beliau dikepung oleh sekitar 200 orang karena ketidaksukaan atas dipostingkannya video Habib Curhat di Kuburan (http://www.youtube.com/watch?v=WOVkrT-jovk).

Sebagian orang menyayangkan kejadian yang nyaris anarkis tersebut, atas kejadian ini banyak dukungan dari beberapa aktifis dan advocad (Pengacara) Islam, beberapa ikhwan fb juga melakukan aksi untuk mendukung dibebaskannya Abu Fahd Negara Tauhid, salah satunya adalah grup Fb "1.000.000 Ahli Tauhid Mendukung Kebebasan Abu Fahd Negara Tauhid. " Grup fb yang dibuat khusus untuk mendukukng Abu Fahd Negara Tauhid, yang berisi tentang kabar-kabar terbaru perkembangan hukum tentang beliau. (Ryn)

*Mohon Koreksiannya bila ada informasi yang salah
comments
10 Komentar untuk "Bangun Solidaritas untuk Mendukung Kebebasan Abu Fahd Negara Tauhid"

saya perjelas yah... gak ada yang nyerang ke rumah abu fadh, itu fitnah... lihat sendiri dong, jangan main nyambungin berita yang belum jelas dan prokatif. maaf... apakah anda ada dalil juga untuk mensyirikkan video itu??? sehingga anda sangat penting menyebarkannya kembali??? apakah Ar Rosul pernah melakukan seperti abu fadh, melempar sesuatu tanpa ia fahami dan datangi dulu orangnya yang di anggap syirik... apakah Ar Rosul pernah membeberkan sesuatu yang belum persis mengenal orang itu... anda mau bicara bid'ah??? cara abu fadh saja sudah bid'ah, syiar lewat internet saja sudah bid'ah... dan malah berbahaya... kenapa saya bilang bahaya??? karena orang yang membacanya belum tentu mengerti dan faham apa yang di bacanya... tak ada guru agama yang mendidik murid2nya tanpa ia lihat kelakuan murid2nya, apalagi melalui internet, kedua, dunia maya ini di kuasai oleh yahudi, terus anda dan abu fadh syiar lewat pemetaan musuh, betapa bodohnya.. kecuali anda sendiri jadi bagian pembuatan dunia maya ini.
kami di ajar untuk tidak mengkafirkan seorang muslim, kami hanya bilang "kasihan mereka orang yang terkena fitnah" anda mau berdalil yang sama seperti kelompok anda dengan وَمَا يَسْتَوِي الْأَحْيَاء وَلَا الْأَمْوَاتُ إِنَّ اللَّهَ يُسْمِعُ مَن يَشَاء وَمَا أَنتَ بِمُسْمِعٍ مَّن فِي الْقُبُورِ

dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang ma ti. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar ( QS.Faathir : 22 )

dan saya bahas ayat ini, dan semua teman2 anda tidak bisa menjawabnya... saya ulangi perkataan saya pada kelompok salafy - " sekarang saya mau tanya dengan anda mengenai ayat ini…. adakah di jelaskan mutlak bahwa orang yang sudah di kubur itu tidak bisa mendengar dan menjawab orang yang masih hidup di alam dunia….??? yang di terangkan adalah – Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar ” bagaimana kalau seorang hamba memohon pada Alloh untuk di perdengarkan manusia yang sudah ratusan tahun dikubur??? dan Alloh memperkenankannya???video ini menayangkan sesudah al habib alwi berdoa memohon pada Alloh S.W.T, mengenai di ijabah atau tidaknya doa beliau itu ada dalam kuasa Alloh S.W.T, namun sangka baik pada Alloh S.W.T harus di utamakan. apakah kamu tahu siapa mereka itu??? jangan main klaim syirik pada ummat yang belum faham seperti kamu belum paham, tanyakan dulu ilmu yang bersangkutan, kalau kamu yaqin dengan ilmumu benar dan hendak meluruskan ummat, jangan main asal bicara…. dan akhirnya menjadi pemecah belah bangsa…. adakah kamu tahu pengarang tawasul ‘ibadalloh rijallalloh” yaitu sulthon hasanudin banten, saat menghadapi peperangan melawan belanda??? siapakah ibadalloh dan rijalalloh yang dimaksud??? apakah kamu tahu??? lalu mengapa di sholatmu ada bacaan assalamu’alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullohi wa barokatuh…. sedangkan menurutmu Nabi S.A.W telah mati, mengapa di ucapkan salam seperti orang hidup???

sambungan kiriman saya yang terdahulu -

ada salah satu contoh Rasulullah saw bersabda: Ketika Adam mengakui kesalahannya, dia berkata: ‘Wahai Tuhanku, jika aku memohonmu atas nama Muhammad, Engkau pasti akan mengampuniku’. Lalu Allah bertanya: ‘Wahai Adam, bagaimana kau tahu tentang Muhammad sedang Aku belum menciptakannya?’ Adam menjawab:’Tuhanku, sesungguhnya ketika Engkau menciptakanku, aku mengangkat kepalaku, dan aku melihat di kaki ‘Arsy tertulis “Laa ilaha illa Allah, Muhammadur Rasulullah”, dan aku tahu, bahwa Engkau tidak akan pernah menyambungkan nama-Mu kecuali dengan ciptaan yang sangat Engkau cintai’. Allah berfirman: ‘Kau benar wahai Adam, Muhammad adalah makhluk yang paling aku cintai, dan ketika kau memohon kepadaku atas namanya, maka Aku telah mengampunimu. Kalau bukan karena Muhammad, Aku tidak akan menciptakanmu”. Dalam riwayat Imam Thabrani ditambahkan:”….dia adalah Nabi terakhir dari keturunanmu”. nahhhh disini nabi Adam A.S bertawwasul pada nabi yang secara jasad nye belum tampak??? gimana nih??? kebanyakan kita kepengaruh wahabi, mengharamkan bincang-bincang ma ahli qubur. padahal wahabiyun dan jama'ah haji juga berdialog dengan qubur Rasul saaw, qubur Sayidina Abu Bakar r.a. dan qubur Sayyidina 'Umar r.a. Coba aja baca and cermatin doa ziyarah di tuntunan haji dan 'umrah. Curhat ke ahli qubur menurut ana gak masalah. memang ulama juga ikhtilaf soal boleh enggaknya. Terus, kalo emang pada ragu, tabayun aja ke Habib ybs. seperti juga sayyidatuna Fatimah az-Zahra sering curhat di pusara Nabi Ahmad S.A.W, abi-nya. Nabi S.A.W juga sering ngajak "ngobrol" penghuni qubur Baqi' di Madinah. pernah denger kisoh nabi mendengar orang yang sedang di adzab dalam qubur gak??? terus ente juga mau bilang itu kan nabi??? nah nabi sendiri bilang ulama adalah pewaris beliau... nah lo kalau yang di video itu ulama atau aulia gimana antum... tolong kita bersaudara, sebangsa, seagama... jangan memperuncing dengan hal yang kita belum Faham

@Oemar Baginda Sholeh Untuk apa menjelaskan panjang lebar tentang sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan postingan ini?, baca kembali postingan ini, apakah berbicara tentang kesyirikan video ini atau tentang apa?, pahami dulu setiap pembahasan postingan, baru berikan komentar, saya kira dari judulnya saja mungkin anda sudah sangat memahaminya, lalu kenapa berbicara tentang ini dan itu??, dan yang menjadikan pokok utama postingan ini adalah penuturan dari Ummu Fahd (istri dari Abu Fahd)lah terus ko dibilang berita belum jelas dan provokatif,?? sekali lagi, baca dulu postingannya, baru berikan komentar!!.. pengomentar juga mengatakan " gak ada yang nyerang ke rumah abu fadh, itu fitnah", lagi siapa juga yang bilang abu fahd diserang dirumahnnya??? sekali lagi baca dulu postingannya baru berikan komentar !!!...
Terimakasih..^____^'

kok yahudi di bawa bawa.... wah asal ngomong nich...

gitu aja kok repot.....

@Oemar Baginda Sholeh

1. Tentang Hadits yang kau jadikan dalil pembolehan tawassul kepada makhluk yang tel tiada/belum ada....


Sekarang, mari kita cek validitas hadits ini. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al Hakim dalam kitabnya Al Mustadrak ‘ala Ash Shahihain, setelah meriwayatkannya, beliau mengatakan sebagai berikut:

“Sanadnya shahih, dan ini adalah hadits Abdurrahman bin Zaid bin Aslam yang pertama kali kusebutkan dalam kitab ini” (Al Mustadrak 2/672, hadits no 4228).

Imam Adz Dzahabi yang meringkas kitab Al Mustadrak ini mengomentari ucapan Imam Al Hakim tadi dengan mengatakan (بَلْ مَوْضُوعٌ!): “Bukan, justeru ini hadits palsu!”. Hadits ini diriwayatkan dari jalur: Abdullah bin Muslim Al Fihry, dari Isma’il bin Maslamah, dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, dari ayahnya dari kakeknya dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Abdullah bin Muslim ini disebutkan oleh Adz Dzahabi dalam Mizanul I’tidal [9] berkenaan dengan hadits diatas, kemudian beliau menyifatinya dengan kata-kata (خَبَرٌ بَاطِلٌ): “Khabar (hadits) batil (palsu)”. Ungkapan beliau tadi disetujui oleh Ibnu Hajar, bahkan beliau menambahkan dalam kitabnya ‘Lisanul Mizan’ sebagai berikut:

“Tidak menutup kemungkinan bahwa orang ini (Abdullah bin Muslim Al Fihry), adalah orang sebelumnya, karena dia berada satu level dengannya” (Lisanul Mizan, 3/359 Biografi no 1451). Orang yang sebelumnya ialah Abdullah bin Muslim bin Rusyaid (biografi no 1450), perawi ini oleh Ibnu Hibban dinyatakan sebagai tersangka pemalsu hadits (muttaham biwadh’il hadits).

Sedangkan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam telah disepakati sebagai perawi yang dha’if, bahkan Al Hakim sendiri menyifatinya dalam kitab Al Madkhal ila Ma’rifatis Shahihi minas Saqiem (1/154 no 97):

“Abdurrahman bin Zaid bin Aslam: dia meriwayatkan dari ayahnya hadits-hadits palsu yang bila diperhatikan oleh ahli hadits, maka jelaslah bahwa pemalsuan tadi adalah perbuatannya”.

Jadi, jika kemudian Imam Al Hakim menshahihkan hadits Abdurrahman bin Zaid bin Aslam ini, berarti ucapannya telah kontradiksi satu sama lain. Apalagi Al Hakim terkenal sebagai ulama yang paling gampang menshahihkan hadits, hingga banyak dari hadits-hadits lemah bahkan palsu yang beliau anggap shahih. Bahkan tidak ada ulama lain yang lebih gampangan dalam menshahihkan hadits daripada beliau. Karenanya, penshahihan beliau terhadap hadits di atas mendapat kritikan oleh para ulama. Demikian pula ulama-ulama lain yang mengikutinya dalam hal ini.[10]

Karenanya, sekumpulan ulama sepakat menganggapnya sebagai hadits dha’if bahkan maudhu’ (palsu), seperti Imam Al Baihaqy, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Al Hafizh Adz Dzahabi, Al Hafizh Ibnu Hajar, dan Syaikh Al Albani.[11]

Lanjutan

Lebih dari itu, bunyi hadits di atas juga aneh dan bertentangan dengan ayat Al Qur’an yang jelas-jelas mengatakan bahwa sebab diciptakannya jin dan manusia tidak lain ialah untuk beribadah kepada Allah, lantas bagaimana mungkin Allah mengatakan bahwa Adam –yang merupakan manusia pertama– diciptakan karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Padahal Rasulullah adalah anak cucunya yang belum lagi terwujud?

Orang yang mempercayai hadits palsu dan dusta di atas, kemudian meriwayatkannya dalam bukunya dan berdalil dengannya, berarti secara tidak langsung dia mendustakan firman Allah dalam QS Adz Dzariyat: 56 yang artinya: “Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. Orang ini secara tidak langsung juga ikut berdusta atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebab beliau bersabda:

“Barangsiapa menyampaikan hadits dariku, padahal menurutnya hadits tersebut dusta, maka ia termasuk salah seorang pendusta” (HR Muslim dalam muqaddimah Shahihnya).

Kesimpulannya, hadits di atas adalah hadits palsu tanpa diragukan lagi. Seandainya ada sementara kalangan yang ngotot menshahihkan sanadnya, maka sebagaimana pembaca lihat, bunyi hadits tersebut tidak mungkin bisa diterima, karena konsekuensinya kita harus menganggap bahwa Allah tidak menciptakan Adam supaya beribadah kepada-Nya, akan tetapi Dia menciptakannya karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Source: http://muslim.or.id/aqidah/ini-dalilnya-16-bentuk-tawassul-yang-keliru.html

2. Anda bicara bid'ah dan menggunakannya sebagai senjata untuk mendiskreditkan para penentang ahlul bid'ah tetapi dengan pemahaman yangsalah. Seperti anda sebagai orang awam/mayoritas berkata bahwa bumi itu rata, bukannya seperti bola dan dikelilingi matahari tanpa ilmu kepada ahli astronomi seperti Nicolas Copernicus dan Galileo Galilei.... Kesimpulannya: argumen anda MENGGELIKAN, Ridiculous.... Bid'ah yang anda sebutkan bukanlah bid'ah yang sesat, kenapa? Lalu apa artinya "Semua bid'ah adalah sesat?" Sekarang coba pikirkan, kalo bid'ah itu untuk semua hal yang baru dan bukannya dalam urusan agama... berarti KITA SEMUA SESAT DONG?!?! KARENA KITA KAN MAKHLUK BID'AH, TIDAK ADA DI JAMAN Rasulullah Shalalalahu Alaihiwassalam?!?!?! Bid'ah yang terlarang itu adalah dalam masalah agama (terutama dalam ibadah dan aqidah), bukannya dalam urusan adat, tradisi, pengetahuan, muamalat, dll. Lucunya orang yang membenci pemberantas ahlul bid'ah itu membid'ahkan mereka tapi bagi mereka bid'ah itu tidak ada, ssshhh double-standard.

3. So what? Belum tentu juga kalau kasusnya Habib yang kau bela mati-matian adalah termasuk pengecualian yang ada di firman itu? Lalu apa gunanya mayat bisa mendengar kita? Kecuali kalo bisa balas ngomong, kalau bisa pun kenapa tidak melakukannya ke manusia yang masih hidup?Bukannya terkadang kalo kita curhat kepada manusia yang masih hidupselain mendapat ide dia juga bisa membantu kita dengan NYATA (bantuan fisik, materil). 4. Kebiasaan orang yang merasa dirinya/kaumnya terpojok, selalu membawa-bawa nama orang/kelompok lain dan mengkambinghitamkannya padahal tidak ada sangkut-pautnya sama sekali. Belum puas mengkambinghitamkan, mereka menuduhnya yang bukan-bukan tanpa dalil dan fakta yang jelas padahal mereka sendiri memperingatkan untuk jangan saling menuduh dan berprasangka buruk. Kesimpulan: paradoxial, contradictory. 5. Kalau apa yang dimaksud dengan Wahabi itu pengikut syeikh Muhammad Bin Abdul Wahab, pffft.. i fond another logical/knowledge/language fallacy here... Terus kenapa dengan wahabi? Apa salah dai berseru untuk membersihkan islam dari debu zaman yang telah mengotori kesucian sebagain pemahaman orang awam dan mengtauhidkan Allah semata? Sesuatu yang bahkan telah menjadi tujuan dakwah para nabi sebelum Nabi Muhammad Shallalahu Alaihiwassalam? atau anda menanggap mirirng wahabi karena anda terlalu fanatik buta epada guru SD/SMP/SMA/Ulama lokal/Habib anda sehingga anda menerima informasi begitu saja tanpa mengeceknya terlebih dahulu kepada sumber aslinya atau bahkan anda di doktrin untuk tidak mendekatinya sama sekali? You know.. itu sepertiorang non-islam awam yangtaunya islam itu cuma poligami, bom sana-sini,teroris, suka menyiksa binatang, ppsikopath yang suka menyiksa manusia dan meminum darahnya karena diberi tahu orang sekitar maupun media massa yang tidak pernah sama sekali mengecek sumber ajaran Islam, satu-satunya yang bisa menjadi alat justifikasi Islam = Al-Qur'an & Al-Hadits. Suatu tolak ukur dalam menilai suatu aliran, organisasii,ajaran itu benar, salah, bagus, buruk, menyimpang atau lurus adalah dengan melihat sumber hukumnya, bukan dari info biassed dari media massa yang rating-oriented ataupun para pengikutnya (yang belum tentu sudah menjalankan ajaran aliran/kelompoknya dengan benar). 6. Pemecah bangsa? Pfftt... Kedengarannya hizbi nih.... ya mungkin para hizbi berpikir bahwa persatuan di atas/dikarenakan keburukan itu lebih baik dari persatuan di atas kebenaran atau perpecahan tapi ada yang benar di antara yang berpecah belah. Hallo? untuk mewujudkan persatuan kita sebagai bangsa, ayo kita sama-sama loncat kedalam jurang korupsi! Gak ada lo ga rame! Tunjukan persatuan kita sebagai bangsa!
Itukah yang kalian hizbi mau? wkwkkwkwkw ridiculous..


Conclusion: your argument (or rather excuse) is simply ridiculous.

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, silahkan berikan komentar. Dilarang menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan